Pintu Geser Vs Lipat, Mana Yang Lebih Baik, Ya? Ini Perbandingan Lengkapnya!

Penyekat ruangan geser, Pintu Lipat Geser, Pintu Lipat Redam, Pintu Lipat Movable, Partisi Gerak Lipat, Partisi Ruangan Lipat

Memiliki fungsi yang sama, kira-kira lebih baik menggunakan pintu geser atau lipat, ya, di rumah? Agar tidak bingung, simak perbandingan pintu geser vs lipat berikut ini, yuk!

Menentukan desain elemen hunian seperti pintu memang tidak mudah. Ada banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan, mulai dari harga, material, hingga estetika. Bahkan model bukaan pintu yang berbeda saja bisa semakin menyulitkanmu dalam mengambil keputusan.

Agar memilih jadi lebih mudah, simak perbandingan pintu geser vs lipat di bawah ini, ya.

6 Perbandingan Utama Pintu Geser vs Lipat

1. Sistem Bukaan Pintu Geser vs Lipat

Perbedaan pertama tentu saja terletak pada sistem bukaannya. Pada pintu geser, kamu hanya perlu mendorongnya ke samping agar terbuka maupun tertutup. Sementara pada pintu lipat, cara pengoperasiannya memang sama.

Hanya saja kamu memerlukan energi lebih karena pintu perlu melipat agar terbuka.

2. Model Rel Pintu

Kedua model pintu ini membutuhkan rel agar dapat berfungsi dengan baik. Untuk pintu geser, tumpuan utamanya adalah rel bagian atas sementara bagian bawah berfungsi sebagai penahan. Lalu pada pintu lipat, bantalan rel merupakan jalur bukaan dan ada engsel di setiap daun pintunya. Rel pun biasanya terletak pada panel yang searah dengan bukaannya.

3. Lebar Bukaan Pintu Geser vs Lipat

Kedua model pintu ini sama efisien untuk kamu gunakan di rumah. Hanya saja pintu lipat sedikit lebih unggul daripada pintu geser. Pada pintu lipat, daun pintu yang kamu buka ada melipat dan terparkir dengan baik di sisi ujung ruangan. Oleh sebab itu kamu leluasa membuat bukaan pintu selebar panjang dinding ruangan. Sementara pada pintu geser, kamu memerlukan ruang tambahan untuk memindahkan pintu.

Misalnya saja panjang dinding 5 meter, maka panjang tersebut harus kamu bagi dua. Detailnya adalah 2,5 meter untuk pintu yang bisa kamu geser dan 2,5 meter sisanya sebagai ‘area parkir’ sementara daun pintu.

Sebagai catatan, sebenarnya kamu bisa mengakalinya dengan membuat model rel yang berbelok ke dinding dalam rumah.

4. Material Daun Pintu

Dari segi material sendiri tidak ada perbedaan yang signifikan. Kamu bisa menggunakan pilihan material serupa pada kedua model pintu ini. Misalnya saja kayu, PVC, aluminium, besi, perpaduan kayu serta kaca, dan lainnya. Semuanya tergantung pada bujet dan selera penghuni rumah.

5. Instalasi Pintu Geser vs Lipat

Dari segi instalasi, pemasangan pintu geser dan lipat sama-sama rumit. Selain itu, kamu membutuhkan serentetan perawatan yang perlu menjadi perhatian nantinya. Terutama pada bagian rel yang rawan mengalami penumpukan debu dan kotoran. Jika kamu biarkan, pintu akan cepat macet sehingga kenyamanan penggunaan berkurang. Namun instalasi pintu lipat sebenarnya sedikit lebih rumit daripada pintu geser. Ini karena seluruh aksesorinya harus sesuai baik dari segi ukuran, jarak antar daun pintu, maupun material. Jika tidak, pintu akan terasa berat ketika kamu buka dan tutup nantinya.

6. Kedap Suara

Menariknya, ada keunggulan tambahan dari pintu lipat, yakni kedap suara. Ini karena saat pintu kamu tutup dan kunci, semua daun pintu akan tersambung tanpa celah. Oleh sebab itu ruangan akan cenderung kedap suara dan udara ketika kamu gunakan. Untuk ruangan yang memiliki pendingin udara, model pintu lipat tentu lebih cocok kamu gunakan. Pasalnya pasa pintu geser ada celah di bawah dan samping pintu yang memungkinkan udara mengalir keluar.

 

Penyekat ruangan geser, Pintu Lipat Geser, Pintu Lipat Redam, Pintu Lipat Movable, Partisi Gerak Lipat, Partisi Ruangan Lipat